{"id":1740,"date":"2024-07-15T16:30:00","date_gmt":"2024-07-15T09:30:00","guid":{"rendered":"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/?p=1740"},"modified":"2025-05-25T23:13:21","modified_gmt":"2025-05-25T16:13:21","slug":"guru-penggerak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/?p=1740","title":{"rendered":"GURU PENGGERAK SMANDAGIRI"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center\"><em>Saptiwi Rohayati_CGP Angkatan 9<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>Penerapan Gallery Walk Mind Map Cerita Pilihan Kelompokku<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-1 is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"798\" height=\"572\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/saptiwi-1-1.png\" alt=\"\" data-id=\"2810\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/saptiwi-1-1.png\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2024\/04\/15\/guru-penggerak\/saptiwi-1-1\/\" class=\"wp-image-2810\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/saptiwi-1-1.png 798w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/saptiwi-1-1-300x215.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/saptiwi-1-1-768x550.png 768w\" sizes=\"(max-width: 798px) 100vw, 798px\" \/><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"791\" height=\"584\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/saptiwi-1-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2811\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/saptiwi-1-2.png 791w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/saptiwi-1-2-300x221.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/saptiwi-1-2-768x567.png 768w\" sizes=\"(max-width: 791px) 100vw, 791px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>PENERAPAN DIGITAL STORY TELLING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"793\" height=\"446\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/SAPTIWI-2-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2812\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/SAPTIWI-2-1.png 793w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/SAPTIWI-2-1-300x169.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/SAPTIWI-2-1-768x432.png 768w\" sizes=\"(max-width: 793px) 100vw, 793px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"717\" height=\"573\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/saptiwi-2-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2813\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/saptiwi-2-2.png 717w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/saptiwi-2-2-300x240.png 300w\" sizes=\"(max-width: 717px) 100vw, 717px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>Praktik Baik Pembelajaran Kimia menyenangkan berbasis praktik dan aplikasi android sebagai bahan ajar<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Uji Saputro, S.Si., M.Si.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Guru Penggerak Angkatan 4<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"959\" height=\"540\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2816\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-1.png 959w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-1-300x169.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-1-768x432.png 768w\" sizes=\"(max-width: 959px) 100vw, 959px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"959\" height=\"544\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2817\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-2.png 959w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-2-300x170.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-2-768x436.png 768w\" sizes=\"(max-width: 959px) 100vw, 959px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"961\" height=\"535\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2818\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-3.png 961w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-3-300x167.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-3-768x428.png 768w\" sizes=\"(max-width: 961px) 100vw, 961px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"960\" height=\"539\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-4.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2819\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-4.png 960w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-4-300x168.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/uji-1-4-768x431.png 768w\" sizes=\"(max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>\u201cPenerapan Fun Learning English yang berpihak kepada murid\u201d<br><\/strong>Heny Nurul Fathimah<br>SMA Negeri 2 Wonogiri<\/p>\n\n\n\n<p>SMA Negeri 2 Wonogiri adalah salah satu calon Sekolah Penggerak tingkat SMA di Kabupaten Wonogiri. Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Program Sekolah Penggerak berfokus pada<br>pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).<br>Sebagai seorang calon guru penggerak, akan memiliki tanggung jawab moral terhadap apa yang telah dirintis. Hal-hal baik yang dirintis selama mengikuti pendidikan harus dikembangkan. Hingga pada akhirnya nanti akan berkelanjutan dan memberikan dampak pada murid di sekolah.<br>Selain itu, seorang guru haruslah memiliki peranan yang penting dalam membuat perubahan pendidikan ke arah yang lebih baik, beberapa peran guru penggerak yang mendasari kemajuan pendidikn perlu untuk diterapkan secara konsisten hingga menjadi kebiasaan yang<br>membudaya. Harapan ke depan guru harus tergerak, bergerak dan bisa menggerakkan diri sendiri dan komunitas belajar lain untuk mewujudkan merdeka belajar dan membentuk Profil Pelajar Pancasila sesuai dengan yang diamanatkan oleh program guru penggerak.<br>Ada hal yang menarik terkait pemetaan kekuatan untuk mencapai visi serta IA serta langkahnya. Kekuatan kami masing masing yang diharapkan dapat mewujudkan pencapaian visi ini. Semoga kami, CGP dapat mencapai visi pelajar masa depan yang menghantarkan murid mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi tingginya sebagai manusia dan anggota masyarakat. Dengan budaya positif mendukung terciptanya kenyamanan dalam proses pembelajaran yang berpihak pada murid sehingga dapat mewujudkan profil pelajar Pancasila.<br>Untuk membangun budaya positif yang berpihak pada murid adalah mengembangkan visi sekolah dan melihat hal hal positif yang sudah dicapai sekolah. Dalam membangun budaya positif membutuhkan dukungan serta kerjasama dari semua pihak. Konsisten serta berkelanjutan dalam membangun budaya positif baik di kelas maupun sekolah.<br><\/p>\n\n\n\n<p>Peran dari seorang pendidik juga diutamakan untuk bisa mewujudkan<br>profil pelajar Pancasila yang diharapkan bisa diintegrasikan dengan visi misi sekolah yang berpihak kepada murid. Hal yang bermanfaat bagi murid yaitu mereka dapat mengenali dan mengetahui sosial dan emosional murid sebelum dan setelah pembelajaran berlangsung karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap proses dan hasil belajar murid. Hal bermanfaat pada proses pembelajaran sosial dan emosional bagi guru yaitu guru<br>dapat mengelola dan mengendalikan sosial dan emosional kita sebelum dan setelah kegiatan belajar mengajar. Selain itu guru dapat memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan sosial dan emosional di sekolah.<br><\/p>\n\n\n\n<p>Seorang guru memiliki tanggung jawab untuk menciptakan suasana sekolah yang demikian dengan menciptakan lingkungan positif yang terdiri dari warga sekolah yang saling mendukung, bekerja sama, saling menghargai dan saling belajar sehingga tercipta kebiasaan-kebiasaan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari kebiasaan baik itu, akhirnya dapat menumbuhkan karakter baik dan terciptalah budaya positif di lingkungan sekolah. Saya mencoba melakukan peran saya sebagai Calon Guru Penggerak seperti menjadi pemimpin pembelajaran, menggerakkan komunitas praktisi, coach bagi guru lain, mendorong kolaborasi antar guru, dan mewujudkan kepemimpinan murid. Saya juga memiliki visi yang akan saya wujudkan yaitu \u201cMeningkatkan pembelajaran yang berpihak kepada murid\u201d. Untuk mewujudkan visi tersebut, salah satu prakarsa perubahan yang saya coba terapkan adalah membuat program sekolah Fun Learning English. Dimana siswa diharapkan dapat memiliki blog kelas masing-masing yang bisa diisi oleh semua murid sehingga murid aktif dalam mengisi konten dalam blog maupun betanya jawab di dalam blog tersebut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"568\" height=\"349\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/heny-nurul-1-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2814\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/heny-nurul-1-1.png 568w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/heny-nurul-1-1-300x184.png 300w\" sizes=\"(max-width: 568px) 100vw, 568px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Saya sangat senang menjadi salah seorang guru yang dapat mengikuti pendidikan guru penggerak. Ada banyak hal yang merubah midset saya dalam dunia pendidikan. Dimulai dari filosofi Ki Hadjar Dewantara sampai pada Guru mengelola kepemimpinan pada murid dalam bentuk pembuatan program yang berpihak pada murid sebagai pemimpin dalam proses pembelajarannya sendiri. Saya bangga dapat menjadi bagian dari program pemerintah untuk merubah wajah pendidikan Indonesia yang lebih baik dengan melihat kekuatan, potensi dan bersikap positif.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"570\" height=\"310\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/heny-nurul-1-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2815\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/heny-nurul-1-2.png 570w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/heny-nurul-1-2-300x163.png 300w\" sizes=\"(max-width: 570px) 100vw, 570px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>Membangun Jalan Baru untuk Generasi Masa Depan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"367\" height=\"184\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-peng-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2710\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-peng-2.png 367w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-peng-2-300x150.png 300w\" sizes=\"(max-width: 367px) 100vw, 367px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang ada satu peran yang sangat penting dan sering kali terlupakan: guru penggerak. Guru ini bukan hanya mengajar materi pelajaran, tetapi juga menjadi pilar penting dalam membentuk karakter dan membangun jalan bagi siswa menuju masa depan yang cerah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekolah penggerak, seperti sebuah pohon yang berbuah, memberikan bahan dasar yang kuat bagi siswa untuk tumbuh dan berkembang. Dengan metode pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan, guru penggerak tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga mengembangkan keterampilan kritis, empati, dan kerja sama tim.<\/p>\n\n\n\n<p>Sungguh membanggakan bahwa SMA Negeri 2 Wonogiri yang dipimpin oleh kepala sekolah Bapak Sumanto, S,Pd.,M.Pd. terpilih sebagai Sekolah Penggerak pada Tahun 2023. Keikutsertaan dalam program prestisius ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam mewujudkan visi Pendidikan Indonesia, yaitu melahirkan generasi muda yang berdaulat, mandiri, berkepribadian, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Program Sekolah Penggerak menandakan langkah maju bagi SMA Negeri 2 Wonogiri dalam mentransformasi pendidikan menjadi lebih holistik dan berkarakter, bahkan sekolah negeri pertama di Wonogiri yang terpilih menjadi sekolah penggerak. Fokus utama program ini terletak pada pengembangan hasil belajar siswa secara menyeluruh, mencakup aspek kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai Sekolah Penggerak, SMA Negeri 2 Wonogiri telah menunjukkan kesiapannya dengan memiliki pada Pendidikan Guru Penggerak angkatan 4 ada 7 guru penggerak,yaitu Anggrit Yusnanto, S.Kom, Uji Saputro,S.Si, Yanik Wulandari, S.Pd, Fitri Budi Utami, S,Si., Setiamulat, S.Pd, Anggi Permatasari, S.Pd., Umi Fauziah, S.Pd, dan 1 Pelajar Praktek (PP) Siti Yuliani, S.Pd,. Untuk angkatan 8 &nbsp;ada 2 guru penggerak yaitu Heny Nurul Fathimah, S.Pd dan darwi, S.Pd, 2 guru yang sedang mengikuti Pendidikan Calon Guru Penggerak (CGP) angkatan 10, dan 4 guru lainnya yang menanti angkatan 11 dan 12 CGP berikutnya. Keberadaan para penggerak pendidikan ini menjadi motor penggerak transformasi sekolah, membawa semangat baru dan inovasi dalam proses belajar mengajar. Guru penggerak adalah sumber daya penting dalam proses pendidikan. Dengan kemampuan mereka untuk menerapkan pembelajaran yang berpusat pada murid dan menjadi pemimpin yang kuat, mereka dapat membantu mewujudkan visi pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"591\" height=\"563\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-peggerak2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2779\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-peggerak2.png 591w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-peggerak2-300x286.png 300w\" sizes=\"(max-width: 591px) 100vw, 591px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan dari program transformasi sekolah sebelumnya, dirancang untuk mengakselerasi kemajuan sekolah negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Melalui program ini, diharapkan SMA Negeri 2 Wonogiri dapat melompat 1-2 tahap lebih maju dalam hal kualitas pendidikan.Lebih lanjut, program ini akan dilaksanakan secara bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem pendidikan yang lebih luas, dengan tujuan akhir menjadikan seluruh sekolah di Indonesia sebagai Sekolah Penggerak.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua program ini saling mendukung satu sama lain untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik, di mana guru-guru dapat berkembang profesionalnya dan sekolah dapat mewujudkan visi pendidikan yang berpihak pada murid. Bukti perubahan yang terjadi karena adanya sekolah penggerak dan guru penggerak meliputi peningkatan kualitas layanan pendidikan, perubahan paradigma pembelajaran, kemudahan digitalisasi sekolah, dan inovasi dalam kurikulum. Kedua itu telah memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan inovatif di SMA Negeri 2 Wonogiri.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"590\" height=\"259\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-pegerak3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2780\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-pegerak3.png 590w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-pegerak3-300x132.png 300w\" sizes=\"(max-width: 590px) 100vw, 590px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"513\" height=\"556\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-peggerak3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2781\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-peggerak3.png 513w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-peggerak3-277x300.png 277w\" sizes=\"(max-width: 513px) 100vw, 513px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Mari kita dukung SMA Negeri 2 Wonogiri dalam perjalanannya sebagai Sekolah Penggerak. Semoga program ini dapat membawa perubahan positif yang signifikan bagi kemajuan pendidikan di sekolah, melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi untuk Indonesia yang lebih maju.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"511\" height=\"249\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-peng-juni.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2711\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-peng-juni.jpg 511w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/web-peng-juni-300x146.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 511px) 100vw, 511px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p><strong>Pengimbasan Sekolah Penggerak SMA Negeri 2 Wonogiri tentang Pembelajaran Diferensiasi melalui Komunitas Belajar MGMP TIK Kabupaten Wonogiri<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Salah satu tindak lanjutnya adalah mengimbaskan kepada sekolah lain. Pengimbasan dilaksanakan melalui komunitas belajar (Kombel) MGMP TIK Kab. Wonogiri. Ketua MGMP TIK Anggrit Yusnanto, S.Kom mengundang seluruh Guru TIK Kab. Wonogiri sebagai peserta kegiatan ini. Berikut &nbsp;foto dokumentasi saat pengimbasan bertempat di SMA Negeri 1 Purwantoro.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"894\" height=\"436\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2565\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image.png 894w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-300x146.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-768x375.png 768w\" sizes=\"(max-width: 894px) 100vw, 894px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"894\" height=\"560\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2566\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-1.png 894w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-1-300x188.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-1-768x481.png 768w\" sizes=\"(max-width: 894px) 100vw, 894px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pemberian materi dan sambutan dari sekolah Kepala Sekolah penggerak Sumanto, S.Pd.,M.Pd yang didampingi oleh Fasilitator sekolah penggerak Ibu Dra. Trisilawati, M.Si.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"891\" height=\"469\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2567\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-2.png 891w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-2-300x158.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-2-768x404.png 768w\" sizes=\"(max-width: 891px) 100vw, 891px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sambutan Kepala SMA Negeri 1 Purwantoro Ibu Meyra Dwi Nugrahaning, S.Si.,M.Pd. selaku kepala SMAN 1 Purwantoro. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Fasilitator dan Kepala SMA Negeri 2 Wonogiri Jawa Tengah atas terfasilitasinya kegiatan ini dan kemudian materi pembelajaran diferensiasi oleh Komite Pembelajaran Uji Saputro, S.Si.,M.Si<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"892\" height=\"415\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2568\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-3.png 892w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-3-300x140.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-3-768x357.png 768w\" sizes=\"(max-width: 892px) 100vw, 892px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Peserta kegiatan pengimbasan dari berbagai sekolah di Kab. Wonogiri dengan sasaran guru TIK. Kegiatan ini diakhiri pada pukul 16.00 WIB dengan penuh semangat untuk menjadi guru pembelajar sepanjang hayat.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p><strong>GURU PENGGERAK SMANDA MENJAGA SEMANGAT KOLABORASI DENGAN MENGIKUTI LOKAMANDIRI PERDANA GP ANGKATAN 4<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Selasa, 8 Agustus 2023 bertempat di aula kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Komunitas Guru Penggerak Angkatan 4 Wonogiri mengadakan Lokakarya Mandiri perdana.&nbsp; Kegiatan Lokakarya Mandiri ini mengusung tema \u201cDampak dan Pencegahan Tiga Dosa Pendidikan di Indonesia dan Strategi Pencegahannya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"515\" height=\"284\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-lkamandiri3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2478\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-lkamandiri3.png 515w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-lkamandiri3-300x165.png 300w\" sizes=\"(max-width: 515px) 100vw, 515px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Guru penggerak SMA Negeri 2 Wonogiri sebagai ketua Komunitas Anggrit Yusnanto, S.Kom, Sekretaris Uji Saputro, S.Si.,M.Si beserta rekan GP Setiamulat,S.Pd, Anggi Permatasari, S.Pd, Fitri Budi Utami, S.Si, Yanik Wulandari, S.Pd dan Umi Fauziah F, S.Pd sangat mendukung kegiatan lokamandiri perdana swadana ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-2 is-cropped wp-block-gallery-3 is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"530\" height=\"335\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-loka4.png\" alt=\"\" data-id=\"2482\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-loka4.png\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2021\/11\/25\/guru-penggerak\/gupeng-loka4\/\" class=\"wp-image-2482\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-loka4.png 530w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-loka4-300x190.png 300w\" sizes=\"(max-width: 530px) 100vw, 530px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"199\" height=\"313\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupengloka5.png\" alt=\"\" data-id=\"2483\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupengloka5.png\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2021\/11\/25\/guru-penggerak\/gupengloka5\/\" class=\"wp-image-2483\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupengloka5.png 199w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupengloka5-191x300.png 191w\" sizes=\"(max-width: 199px) 100vw, 199px\" \/><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<p>Kegiatan dibuka oleh moderator dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Guru Penggerak. Jumlah Guru Penggerak Angkatan 4 Wonogiri ada 102 guru dan 20 Pengajar Praktik. Kegiatan Lokakarya Mandiri ini sebagai wadah komunikasi dan optimalisasi Rencana Tindak Lanjut (RTL) Guru Penggerak Angkatan 4 Wonogiri. Sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah diwakili oleh Kepala BBGP Jawa Tengah, Kristiawan, menyampaikan sambutan tertulis dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-2 is-cropped wp-block-gallery-5 is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"257\" height=\"268\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-lokamandiri2.png\" alt=\"\" data-id=\"2479\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-lokamandiri2.png\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2021\/11\/25\/guru-penggerak\/gupeng-lokamandiri2\/\" class=\"wp-image-2479\"\/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"601\" height=\"344\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-web-loka-mandiri.png\" alt=\"\" data-id=\"2480\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-web-loka-mandiri.png\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2021\/11\/25\/guru-penggerak\/gupeng-web-loka-mandiri\/\" class=\"wp-image-2480\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-web-loka-mandiri.png 601w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-web-loka-mandiri-300x172.png 300w\" sizes=\"(max-width: 601px) 100vw, 601px\" \/><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<p>Guru mengajar harus sesuai kebutuhan murid dengan memberi motivasi, dan mendorong untuk mengikuti perkembangan yang ada yaitu menggunakan teknologi informasi dengan bijak. &nbsp;Selanjutnya sambutan Ketua BBGP Jawa Tengah yang diwakili oleh Zaimatus Zaida, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Sriyanto. Agenda hari ini juga dihadiri oleh Setyawan Pengawas SMA Provinsi Jawa Tengah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"879\" height=\"429\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-lokaman5.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2484\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-lokaman5.png 879w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-lokaman5-300x146.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gupeng-lokaman5-768x375.png 768w\" sizes=\"(max-width: 879px) 100vw, 879px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pemaparan materi oleh narasumber Kabid PTK, Tarmo, dengan materi&nbsp; Optimalisasi Peran dan Aksi Nyata Guru Penggerak untuk mewujudkan Wonogiri yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera dengan semangat Go Nyawiji Sesarengan Mbangun Wonogiri.&nbsp; Untuk mewujudkan visi tersebut adalah melalui pendidikan tidaklah mudah.&nbsp; Meski demikian masalah seperti dosa besar pendidikan di Indonesia yaitu intoleransi&nbsp; dan degradasi moral,&nbsp;<em>bullying<\/em>, dan kekerasan seksual, harus segera ditindaklanjuti.&nbsp; Penyebab terjadinya ketiga hal tersebut diantaranya&nbsp;<em>learning loss<\/em>&nbsp;masa&nbsp;<em>pandemic<\/em>,&nbsp;<em>broken home<\/em>, faktor ekonomi, pemanfaatan HP yang kurang bijak, dan penelantaran anak (ditinggal&nbsp;<em>boro<\/em>). Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Berbagi Aksi Nyata Guru Penggerak Angkatan 4 pada tiap jenjang.&nbsp; Di sela-sela sesi kegiatan Lokakarya Mandiri ini dilakukan kegiatan&nbsp;<em>energizer<\/em>&nbsp;yang dipandu oleh para Pengajar Praktik agar kegiatan berjalan dengan semangat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sesi refleksi dari Pengajar Praktik Witono dengan pesan antara lain Guru Penggerak mempunyai&nbsp;<em>Golden Ticket<\/em>&nbsp;untuk menjadi apa saja, sehingga Guru Penggerak harus bertangung jawab dengan statusnya. Kegiatan dilanjutkan dengan refleksi dan RTL dari Koordinator Guru Penggerak Angkatan 4 dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai penutup.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>PERGERAKAN KECIL UNTUK PERUBAHAN BESAR<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Oleh &nbsp;Yanik Wulandari, S.Pd. Pengajar Bahasa Indonesia\/Bahasa dan Sastra Indonesia SMA Negeri 2 Wonogiri\/CGP Angkatan 4<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/3.1-KHD.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2392\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/3.1-KHD.jpg 640w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/3.1-KHD-300x169.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Andaikan saya bisa melayang jauh berteman langit lepas, akan kutarik masa itu..karena sekarang saya berupaya beranikan diri khan saya kejar mimpi, kan saya coba lagi, ditemani pagi, saya yakin bisa, terkadang saya goyah tak bisa seperti ini, saya ragu akan sifat saya sendiri, tak pernah terpikirkan jika gagal khan langsung mencoba lagi dan bertekad aku bisa. Tekadku tak akan hilang, jalanku masih panjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">&nbsp;Selama mengikuti Pendidikan Guru Penggerak tekad dan semangat membakar semua usaha yang tanpa lelah menghasilkan semua tugas dan tanggung jawab terselesaikan dengan baik, saya baru mengerti, memahami, tanpa peyesalan mengikuti PGP aura yang luar biasa dirasakan kebersamaan bersama fasilitator, Pengajar Praktik, teman-teman CGP yang penuh semangat tinggi hingga saya seperti terjangkit akan virus semangat untuk bergerak diri sendiri dulu, inilah tantangan sebenarnya, kemudian perlahan bergerak untuk orang lain meskipun awalnya hal ini sulit dilakukan. Tetapi karena ada tanggung jawab dari beberapa tugas LMS yang mengaruskan untuk melakukan sosialisasi dengan rekan sejawat disinilah titik rasa percaya diri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Tidak ada manusia yang sempurna, Saya tak sempurna masih penuh perjuangan menuju sedikit sempurna. Tak akan kusesali lagi posisiku sekarang, syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah, tetap kujalani sebagai Calon Guru Penggerak. Saya yang dulu memandam segala kekuatan tidak beranikan diri mengeluarkan semua yang saya bisa di bidang pendidikan karena belum ada suatu dorongan untuk melakukan perubahan, dan terbiasa dengan kebiasaan yang ada. Meskipun saya sendiri sebenarnya sudah sedikit berbeda dalam mendidik dengan cara saya sendiri yang sedikit mengarah dengan filosofi Ki Hajar Dewantara. Tetapi tidak mempunyai kekutan untuk mempengaruhi teman sebaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Dulu gaya mengajar saya yang memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk menentukan tugas pilihan mereka sendiri, saya yang sedikit menuntun peserta didik untuk menentukan minta dan cita-cita mereka melalui pendekatan gambar suara hati, saya yang mengajar menganggap peserta didik adalah teman sehingga hubungan antara guru dan murid menjadi harmonis. Semua ini hanya sedikit, secuil, seserpih kekuatan aset saya dalam mengajar dan ternyata ini adalah sudah mengarah dengan filosofi Ki Hajar Dewantara \u201cMerdeka Belajar\u201dKebebasan Belajar. Yang parahya kenapa saya tidak memahami ilmu ini dari di bangku kuliah, kenapa tidak diajarkan dari dulu, sosok Ki Hajar Dewantara hanya sekilas saya dengar sebagai Bapak Pendidikan Pertama, itu saja tanpa mendalami yang beliau ajarkan, ini penyesalan yang mendalam sebagai seorang pendidik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">&nbsp;Kekutan sendiri, menemukan kekutan seperti yang kurasakan sekarang adalah hal yang sulit terwujud di saat itu. Tetapi sekarang berbeda saya sangat mudah menemukan kekutan dalam komunitas calon guru penggerak, sebelum mengikuti pendidikan Calon Guru Penggerak seakan ragu akan kemampuanku sendiri dan selalu bertanya apakah aku bisa melewati perjalanan nanti. Itulah bayangan bayangan yang selalu menggangu langkahku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Kekuatan motivasi dari pendampingan sampai enam yang sudah kulewati. Walaupun hujan terkadang hujan turun dan air mata mengaalir. Di hari yang tidak berjalan mulus besok pun tetap semangat. Inilah ibarat yang saya rasakan ketika menjanai Pendidikan Calon Guru Penggerak, hadapi dengan senyuman\u2026.perjuangan adalah menaklukan waktu untuk dilewati mengikuti penggerak adalah panggilan jiwa yang haru kusadari, relakan saja ini bahwa semua ini untuk terbaik. Apapun yang mereka bilang tentang simpang siur PGP ini, tekadku tak akan hilang karenanya, jalanku masih panjang memikirkan masa depan pendidikan, garis akhir yang akan tetap kupandang dan kunanti.&nbsp; Bila ini sudah ketetapan Tuhan, akan aku perjuangkan, dan tak akan bisa mengubah dan merubah. Perjuang tak akan henti hentinya untuk menjadi Guru Penggerak sejati. Jatuh dan tersungkur hal biasa yang kulewati, di detik ini kumerasakan sakit jatuh tersungkur terasa sangat nyaman, bukan sakit lagi yang kurasakan. Langkah kaki melangkah, resah hati gelisah. Saya yakin suatu hari datang mentari mengusir gelap di hati.&nbsp; Ibarat yang kumaksud adalah sakit itu perjuangan untuk meyelesaiakan semua tugas LMS dengan penuh tanggung jawab, dan nyaman adalah suatu rasa yang sangat membahagiakan karena saya telah berhasil menyelesaikanya, rasa merdeka yang benar-benar bisa dirasakan dan ku bisa teriak merdeka belajar. Bukan hanya mimpi lagi. Saya pasti bisa, bisa capai impian bangkit dari kegagalan dengan doa dan tetap berusaha sekuat tenaga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Mentari terbenam menemani dalam kesendirianku, temani saya dalam kepedihan ingin selalu saya bertahan dalam mengikuti Pendidikan Calon Guru Penggerak. Mentari terbenam beri semanagat baru dalam jiwaku, beri kicauan merdu dalam hidupku, ingin saya bertahan dan saya pasti bisa menikmati semua pengalaman selama menempuh pendidikan selama sembilan bulan untuk mencapai Guru Penggerak dan menghadapinya, yakin pasti bisal<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Konsep \u201cMerdeka Belajar\u201d dalam mengikuti Pendidikan Guru Penggerak membebaskan saya hadirkan inovasi mengejar prestasi dan mendorong pemikiran kreatif dalam pembelajaran. Berpikir kritis akan kasus-kasus yang dihadirkan dalam setiap tugas, dapat memachkan masalah berdasarkan panduan yang mendasar. Materi yang saya dapat adalah mutiara yang sangat berharga, yang harus kukenakan sebagai penghias diri dalam mendidik. Perjalananku berbekas di hati tatkala sudah merasuk di jiwa,kuterpana akan sosok Ki Hajar Dewantara yang dulu saya kenal hanya seorang pahlawan , ternyata lebih dari itu, beliau adalah jiwa seorang guru, dan terima kasih Pendidikan Guru Penggerak pergerakanmu benar-benar menggerakan hati dan perilaku saya sebagai guru, dalam proses saya menjadi Calon Guru Penggerak luar biasa pengalaman yang saya dapatkan. Dan tiada kata menyesal menjadi seorang Calon Guru Penggerak, dan akan indah pada waktunya ketika saya nanti pantas mendapatkan gelar \u201cGuru Penggerak\u201d Salam dan Bahagia!<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong><em>COACHING<\/em> TIRTA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-2 is-cropped wp-block-gallery-7 is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.1-poto-cgp-1-768x1024.jpg\" alt=\"\" data-id=\"2389\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.1-poto-cgp-1.jpg\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/06\/07\/guru-penggerak\/2-1-poto-cgp-1\/\" class=\"wp-image-2389\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.1-poto-cgp-1-768x1024.jpg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.1-poto-cgp-1-225x300.jpg 225w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.1-poto-cgp-1-1152x1536.jpg 1152w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.1-poto-cgp-1.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"673\" height=\"435\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.5-coaching-1.jpg\" alt=\"\" data-id=\"2390\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.5-coaching-1.jpg\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/06\/07\/guru-penggerak\/2-5-coaching-1\/\" class=\"wp-image-2390\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.5-coaching-1.jpg 673w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.5-coaching-1-300x194.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 673px) 100vw, 673px\" \/><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">oleh Yanik Wulandari, S,Pd._Pengajar Bahasa Indonesia\/Bahasa &amp; Sastra Indonesia_CGP Angkatan 4_SMAN 2 Wonogiri<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"403\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.1-siswa-1024x403.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2385\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.1-siswa-1024x403.jpg 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.1-siswa-300x118.jpg 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.1-siswa-768x302.jpg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.1-siswa.jpg 1267w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"575\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.3-tirta-1024x575.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2386\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.3-tirta-1024x575.jpg 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.3-tirta-300x169.jpg 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.3-tirta-768x432.jpg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.3-tirta.jpg 1267w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>         Minggu ini, saya masih mempelajari Modul 2.3 <em>Coaching<\/em>. Pembelajaran yang dilaksanakan adalah Refleksi Terbimbing, yaitu memberikan refleksi atas pembelajaran yang telah dilaksanakan, meliputi pemahaman sebelum dan sesudah mempelajari modul, hal yang perlu ditingkatkan, kendala, dan upaya dalam menghadapi kendala. Pada Demonstrasi Kontekstual, saya melakukan praktik <em>coaching <\/em>bersama siswa kelas XII IPS 4 angkatan 2022. Untuk memantapkan pemahaman pada materi <em>coaching, <\/em>Pada hari Jumat pukul 15.30 CGP mengikuti Elaborasi Pemahaman bersama instruktur Ibu Diah S.Raharja dari Sekolah Perkumpulan Mandiri. Minggu ini juga melaksanakan praktik pembelajaran berdiferensiasi yang terintegrasi dengan Pembelajaran Sosial dan Emosional.<\/p>\n\n\n\n<p>         Saya merancang kegiatan <em>coaching<\/em>, berlatih bersama siswa, dan melakukan perekaman. Sebagai orang yang tidak terbiasa di depan kamera, saya merasa canggung ketika direkam. Tetapi setelah melakukan latihan <em>coaching<\/em> dengan siswa, ternyara sangat mengasyikan. Melihat siswa yang semangat, saya menjadi termotivasi untuk melaksanakan praktik <em>coaching<\/em> dengan segenap kekuatan saya. Sesi elaborasi pemahaman bersama instruktur memberikan tambahan pemahaman pada praktik <em>coaching<\/em> yang sangat bermanfaat. Dalam proses ini saya dapat mengeksplore apa yang menjadi kekuatan siswa. Siswa juga dapat menemukan sendiri solusi yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"776\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.4-siswa-776x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2387\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.4-siswa-776x1024.jpg 776w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.4-siswa-227x300.jpg 227w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.4-siswa-768x1013.jpg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.4-siswa-1164x1536.jpg 1164w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.4-siswa.jpg 1213w\" sizes=\"(max-width: 776px) 100vw, 776px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>       <em>Coaching<\/em> sangat penting dalam membantu siswa menemukan solusi atas masalah yang dihadapinya. <em>Coaching<\/em> bertumpu pada kemampuan<em> coach<\/em> untuk bertanya, menggali informasi dari <em>coachee<\/em>, kemudian mengajak <em>coachee<\/em> menemukan potensi terbaiknya untuk merumuskan rencana aksi dan menyepakati tanggung jawab. Sesungguhnya hal ini sudah sering&nbsp; saya lakukan, hanya saja selama ini masih lebih didominasi oleh peran guru dalam memberikan tips untuk mengatasi masalah.&nbsp;Dan menentukan solusi dari sudut pandang guru. Hal yang signifikan adalah mulai merubah pola <em>coaching <\/em>sebelumnya misalnya jika dahulu dalam proses coaching, coach selalu menguasai pembicaraan dan memiliki kecenderungan memberikan solusi maka setelah mempelajari materi ini Calon Guru Penggerak melakukan perubahan pola coaching sesuai model yang dipelajari dengan lebih banyak menggunakan pertanyaan pemantik untuk merangsang munculnya potensi yang dimiliki oleh coachee dalam menyelesaikan masalah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"673\" height=\"435\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.5-coaching.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2388\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.5-coaching.jpg 673w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/2.5-coaching-300x194.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 673px) 100vw, 673px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>       Untuk menyelesaikan beberapa tugas dalam modul ini, saya melibatkan siswa dan rekan guru. Dalam melibatkan siswa dan guru ini, kadangkala saya menghadapi masalah sehingga saya perlu orang lain untuk menjadi <em>coach<\/em> bagi saya. Saya tidak ragu untuk meminta rekan guru lain dalam menemukan solusi atas masalah yang saya hadapi. Di sinilah saya merasakan bagaimana peran menjadi <em>coachee,<\/em> yaitu mengungkapan masalah yang dihadapi dengan terbuka, menemukan kekuatan diri dalam menghadapi masalah, merumuskan berbagai alternatif solusi dan mengambil prioritas, melibatkan orang lain, dan berkomitmen menjalankan rencana. Pengalaman ini sangat berguna ketika nanti melakukan <em>coaching<\/em> kepada rekan guru atau siswa yang menghadapi masalah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>        Selama mengikuti rangkaian pembelajaran Calon Guru Penggerak sebenarnya tidak ada&nbsp; materi dan pendapat dari narasumber yang berbeda namun semua materi melengkapi apa yang sudah dilakukan oleh Calon Guru Penggerak dalam kegiatan belajar mengajar sebelumnya. Ada beberapa hal baru yang saya ketahui yakni beberapa model <em>coaching<\/em> yakni model TIRTA. Hal lain yang penting adalah dalam pelaksanaan <em>coaching<\/em> seorang <em>coah<\/em> harus dapat memposisikan diri agar tidak melakukan posisi mentor, konselor dalam proses coaching.<\/p>\n\n\n\n<p>         Kegiatan yang saya laksanakan minggu ini memang menguras banyak tenaga dan pikiran. Namun, saya bersyukur bisa menyelesaikannya dengan baik. Suatu kepuasan tersendiri jika dapat menyelesaikan tugas sebelum <em>deadline<\/em>. Apabila menghadapi kegiatan yang serupa di masa mendatang, saya akan mempersiapkan diri lebih awal, mengelola kegiatan dengan baik, dan berkomunikasi dengan rekan yang bisa membantu. Kegiatan minggu ini memberikan saya pelajaran bahwa dalam menghadapi masalah, kuncinya adalah komunikasi, yaitu bagaimana mendengarkan dengan aktif, bertanya dengan efektif, dan memberikan umpan balik yang positif. Bagi teman-teman pendidik tetap semangat, tetap bergerak dan menggerakan menuju perubahan. Salam dan Bahagia!<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>&nbsp;REFLEKTIF TERHADAP HASIL ANALISIS ASET\/SUMBER DAYA YANG DIMILIKI SEKOLAH<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>Yanik Wulandari, S.Pd. \/ CGP ANGKATAN 4 \/ SMAN 2 WONOGIRI<\/strong> <strong>PENGAJAR&nbsp; BAHASA INDONESIA \/ BAHASA DAN SASTRA INDONESIA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"320\" height=\"472\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.1-poto.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2378\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.1-poto.jpg 320w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.1-poto-203x300.jpg 203w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>          Pendekatan Berbasis Aset (<em>Asset-Based Thinking)<\/em> adalah sebuah konsep yang dikembangkan oleh Dr. Kathryn Cramer, seorang ahli psikologi yang menekuni kekuatan berpikir positif untuk pengembangan diri. Pendekatan ini merupakan cara praktis menemukan dan mengenali hal-hal yang positif dalam kehidupan, dengan menggunakan kekuatan sebagai tumpuan berpikir, kita diajak untuk memusatkan perhatian pada apa yang bekerja, yang menjadi inspirasi, yang menjadi kekuatan ataupun potensi yang positif.<\/p>\n\n\n\n<p>        Berdasarkan pendekatan berbasis aset yang telah saya pelajari pada program pendidikan guru penggerak yaitu modul 3.2. tentang : &#8220;Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya Pembelajaran.&#8221; Saya mencoba mengidentifikasi dan memetakan 7 modal aset yang dimiliki SMA Negeri 2 Wonogiri &nbsp;yang memilki potensi dan manfaat untuk pengelolaan, pengembangan, dan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p>       Setelah mempelajari modul Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya (Modul 3.2) saya menyadari bahwa proses pembelajaran didukung penuh oleh sumber daya\/aset yang ada di sekolah yaitu modal manusia, modal sosial, modal fisik, modal politik, modal finansial, modal lingkungan\/alam, dan modal agama dan budaya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-3 is-cropped wp-block-gallery-9 is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"442\" height=\"333\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.2-school.jpg\" alt=\"\" data-id=\"2379\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.2-school.jpg\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/12\/30\/guru-penggerak\/1-2-school\/\" class=\"wp-image-2379\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.2-school.jpg 442w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.2-school-300x226.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 442px) 100vw, 442px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.3-siswa-1024x683.jpg\" alt=\"\" data-id=\"2380\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.3-siswa-scaled.jpg\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/12\/30\/guru-penggerak\/1-3-siswa\/\" class=\"wp-image-2380\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.3-siswa-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.3-siswa-300x200.jpg 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.3-siswa-768x512.jpg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.3-siswa-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.3-siswa-2048x1367.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.4-lingkungan-1024x768.png\" alt=\"\" data-id=\"2381\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.4-lingkungan.png\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/12\/30\/guru-penggerak\/1-4-lingkungan\/\" class=\"wp-image-2381\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.4-lingkungan-1024x768.png 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.4-lingkungan-300x225.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.4-lingkungan-768x576.png 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.4-lingkungan-1536x1152.png 1536w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1.4-lingkungan.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<p>        Sebagai seorang pemimpin kita harus mampu memetakan segala aset yang dimiliki oleh sekolah. Pemetaan aset ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan yang dimiliki oleh sekolah yang nantinya akan dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan juga melaksanakan pembelajaran yang berpihak pada murid.<\/p>\n\n\n\n<p>       Merujuk pada pengalaman selama ini di sekolah saya sumber daya manusia dalam hal ini guru telah menyadari tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin pembelajaran dengan memiliki disiplin yang tinggi hal ini dibuktikan bahwa beberapa guru mau dan mampu mengeksplorasi diri dengan mengikuti program yang diadakan Kemdikbudristek. Hal serupa juga terjadi dari pihak murid dimana disiplin sudah menjadi budaya.<\/p>\n\n\n\n<p>      Setelah saya memetakan sumber daya yang ada, saya memahami bahwa sekolah selama ini sudah memanfaatkan 7 aset\/modal untuk pengembangan-pengembangan sekolah baik secara kualitas maupun kuantitas.<\/p>\n\n\n\n<p>        Sebagai &#8220;Pemimpin dalam pengelolaan sumber daya&#8221; dalam upaya meningkatkan kualitas sekolah kita harus mampu mengidentifikasi aset\/modal secara menyeluruh selanjutnya menggunakan strategi pemanfaatkan aset tersebut untuk hasil yang lebih optimal yang pada akhirnya dapat menunjukkan keberpihakan sekolah terhadap kebutuhan belajar murid.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Apa yang kami kuasai? <\/em><\/strong>Yang dapat saya kuasai yaitu mengenali berbagai aset atau sumber daya yang ada dan tersedia di sekitar sekolah kami, yaitu SMA Negeri 2 Wonogiri. Melalui pemetaan aset inilah, saya berusaha memanfaatkannya dengan cara memaksimalkan aset yang ada guna mendukung proses pembelajaran di sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Apa yang paling kami banggakan dari sekolah ini? Dari murid-murid kami? <\/em><\/strong>Yang saya banggakan dari sekolah ini, sekolah ini memiliki toleransi yang tinggi terhadap kondisi murid maupun gurunya dengan didasarkan pada nilai kemanusiaan. Misalnya, jika murid ataupun warga sekolah memiliki suatu kendala tertentu yang mengganggu kelancaran proses belajar mengajar. Sekolah ini juga telah memiliki fasilitas yang memadai. Apalagi ditunjang adanya wifi atau jaringan internet. Siswa yang terkendala ketika belajar dari rumah atau ujian dari rumah, bisa datang dan mengerjakannya di sekolah. Yang bisa dibanggakan dari murid kami adalah, mereka memiliki kekhasan di bidang tertentu seperti olahraga, tari, pramuka dan paskibra.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Apa yang membuat kami unik? <\/em><\/strong>Yang unik dari sekolah kami adalah, adanya karya seni berupa <em>graffiti<\/em> yang rapih di dinding bangunan kantin. Hasil karya siswa kelas tersebut dan dibuat dengan gotong royong kebersamaan siswa dalam rangka lomba HUT SMAN 2 Wonogiri. Siswa belajar bertanggung jawab dan menuangkan kreasinya agar indah dipandang. Mayoritas guru serta staf adalah warga asli sekitar sekolah yang tempat tinggalnya tidak jauh dari sekolah. Yang unik lainya adalah lahan yang sangat luas.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>GURU PENGGERAK SMA NEGERI 2 WONOGIRI MENGIKUTI UPGRADING KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN PROGRAM GURU PENGGERAK ANGKATAN 4<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"621\" height=\"272\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/gupeng-d-colomadu.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2112\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/gupeng-d-colomadu.png 621w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/gupeng-d-colomadu-300x131.png 300w\" sizes=\"(max-width: 621px) 100vw, 621px\" \/><figcaption>Sumber : Dokumen Admin<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Pada hari Kamis (29\/12\/2022) di D\u2019Tjolomadu Karanganyar tujuh guru penggerak SMA Negeri 2 Wonogiri (Uji Saputro,S.Si.,M.Si., Anggrit&nbsp; Yusnanto,S.Kom., Setiamulat,S.Pd., Fitri Budi Utami,S.Si., Umi Fauziah Rahmawati,S.Pd., Anggi Permatasari,S.Pd. dan Yanik Wulandari,S.Pd.) mengikuti kegiatan Upgrading Kepemimpinan Pembelajaran Program Guru Penggerak angkatan 4.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini merupakan seremonial pengukuhan 1.643 guru penggerak se-Jateng yang telah lulus dalam Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 4. Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Tengah sebagai penyelenggara kegiatan juga menghadirkan Pengajar Praktik dan Perwakilan Dinas Kab\/Kota. Melalui kegiatan ini, guru penggerak diharapkan mampu meningkatan kemampuan kepemimpinan dalam pembelajaran yang berpusat pada murid.&nbsp;Sehingga tujuan Program Pendidikan Guru Penggerak untuk mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik, aktif dan proaktif dapat tercapai. Dengan dikukuhkannya tujuh guru penggerak di SMA Negeri 2 Wonogiri Angkatan 4 ini, sekolah memiliki aset yang dapat menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">Program Sekolah Penggerak<\/h5>\n\n\n\n<p>Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Dengan terpilihnya SMA Negeri 2 Wonogiri sebagai sekolah penggerak, merupakan tonggak nyata untuk mewujudkan visi Pendidikan di Indonesia dan juga visi sekolah untuk sebuah perubahan positif.<br><br>Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).<br><br>Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri\/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak. Maju bersama, hebat semua!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-1 is-cropped wp-block-gallery-11 is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"341\" src=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-19-at-13.53.48-1024x341.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"2017\" data-full-url=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-19-at-13.53.48.jpeg\" data-link=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/06\/01\/guru-penggerak\/whatsapp-image-2022-08-19-at-13-53-48\/\" class=\"wp-image-2017\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-19-at-13.53.48-1024x341.jpeg 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-19-at-13.53.48-300x100.jpeg 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-19-at-13.53.48-768x256.jpeg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-19-at-13.53.48.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p><strong>SELIMUT CGP DALAM LOKAKARYA LIMA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada lokakarya program guru penggerak ke lima bertempat di SMK Negeri 2 Wonogiri memiliki arti tersendiri, karena 20 Pengajar Praktik (PP) dan 103 Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 4 Kabupaten Wonogiri baik jenjang TK, SD, maupun SMA\/SMK bisa berkumpul semua, tidak seperti pada lokakarya sebelumnya. Kegiatan lokarya ini berlangsung pada hari Sabtu, 28 Mei 2022. Dalam lokakarya tersebut dibersamai oleh PPPPTK Matematika Yogyakarta sebagai penyelenggara kegiatan telah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Wonogiri dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jawa Tengah. Salah satu kegiatan program guru penggerak adalah lokakarya, ini merupakan sebuah kegiatan dinantikan oleh CGP karena merupakan wadah kolaborasi untuk saling menguatkan satu sama lain selama mengikuti PGP yang berlangsung, suasana yang cukup hangat saling menghargai layaknya berselimut.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam setiap lokakarya ada perputaran kelompok CGP di setiap kelasnya, harapannya selain agar tidak menjemukan semua CGP bisa bertemu dengan CGP antar wilayah agar bertambah ilmu dan wawasan. Untuk lokakarya 5 PGP kali ini mengambil tema Refleksi CGP setelah melalui lima bulan pendidikan baik di LMS maupun Aksi Nyata di satpend masing-masing. Pertama di awali CGP diminta untuk memvisualisasikan kompetensi mereka baik yang sudah maupun yang belum berkembang dengan menggunakan gambar. Pada kegiatan selanjutnya yaitu Evaluasi, Refleksi, Analisis pendorong dan penghambat, serta rencana ke depannya. Rangkaian kegiatan lokakarya ditutup dengan refleksi bersama antara CGP dan PP. Seluruh Calon Guru Penggerak dan Pendamping Praktik kembali ke Satpend masing-masing dengan membawa hati yang hangat dan semangat untuk terus maju menggulirkan perubahan positif pendidikan di Kab. Wonogiri dan Negara tercinta Indonesia. Oh iya, di SMA Negeri 2 untuk guru calon penggerak ada 10 dan 1 pendamping praktik Ibu Siti Yuliani, S.Pd.,M.Si. Jumlah ini terbanyak di satpend di Wonogiri. Siapa saja sepuluh CGP angkatan IV ini? penulis menyebutnya dengan Pendekar ASAH YUSUFA, benar sekali itu akronim dari bapak ibu guru\u2026Anggrit, Suci, Anggi, Heni, Yanik, Umi, Setiamulat, Uji, Fitri dan Ari. Mereka layaknya pendekar yang selalu berusaha berjuang maju, untuk memberikan perubahan-perubahan yang berpihak pada kebahagiaan siswa menuju Profil Pelajar Pancasila. Sebagai pengingat untuk SMANDA MANTAB semoga ke 10 bapak ibu guru bisa terlahir menjadi Guru penggerak yang sesungguhnya, setelah 9 bulan menjalani program ini, mohon doanya dari pembaca semua. Pada seleksi CGP angkatan VII, bapak ibu guru SMA Negeri 2 terus bergerak termotivasi dalam mengikuti seleksi menjadi CGP untuk bisa gayung bersambut estafet dengan angkatan IV, menuju perubahan positif SMA Negeri 2 Wonogiri yang selalu di dukung Bapak kepala sekolah berserta seluruh warga sekolah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-3 is-cropped wp-block-gallery-13 is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"536\" src=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-2-1024x536.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"1845\" data-full-url=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-2.jpeg\" data-link=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/04\/07\/guru-penggerak\/loka-2\/\" class=\"wp-image-1845\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-2-1024x536.jpeg 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-2-300x157.jpeg 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-2-768x402.jpeg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-2-1536x804.jpeg 1536w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-2.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"539\" src=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-1-1024x539.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"1844\" data-full-url=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-1.jpeg\" data-link=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/04\/07\/guru-penggerak\/loka-1\/\" class=\"wp-image-1844\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-1-1024x539.jpeg 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-1-300x158.jpeg 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-1-768x404.jpeg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-1.jpeg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"727\" src=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-3-1024x727.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"1846\" data-full-url=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-3.jpeg\" data-link=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/04\/07\/guru-penggerak\/loka-3\/\" class=\"wp-image-1846\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-3-1024x727.jpeg 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-3-300x213.jpeg 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-3-768x545.jpeg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/loka-3.jpeg 1444w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/li><\/ul><figcaption class=\"blocks-gallery-caption\">Sumber : Dokumen admin<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Guru penggerak bersama pendamping praktik berfoto bersama untuk menjadi sebuah saksi perjalanan lapangan guru penggerak #Salam guru penggerak, \u201cGuru bergerak, Indonesia Maju\u201d.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p><strong>Coaching Clinic Calon Guru Penggerak Angkatan VII<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pelaksanaan Coaching Clinic calon pendaftar program guru penggerak SMA\/SMK\/SLB untuk angkatan VII berlangsung di SMK Negeri 2 Wonogiri. Pada acara tersebut dihadiri oleh Pengawas SMA, Pengawas SMK, Ketua MKKS SMA dan SMK, serta beberapa Bapak Ibu Kepala Sekolah. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dan arahan dari pengawas SMA\/ SMK, yang di wakili oleh Drs. Setyawan M.Pd dan kemudian ditutup dengan doa.&nbsp; Setelah acara pembukaan selesai, dilanjutkan dengan acara inti coaching Clinic oleh Pengajar Praktik yang sebelumnya di awali dengan testimoni oleh Calon guru penggerak angkatan IV. Coaching adalah sebuah proses komunikasi yang dilakukan antara coach dan coachee. Dimana coachee sebagai klien distimulasi dan dieksplorasi segala kemampuan dan potensinya oleh coach untuk memaksimalkan sumber daya yang dimilikinya untuk menyelesaikan problemnya sendiri saat mendaftar calon guru penggerak angkatan VII. Hujan deras yang turun tidak menyurutkan semangat calon guru penggerak yang tetap antusias mengikuti kegiatan hingga akhir. Harapan akhirnya semakin banyak guru yang mendaftar dari kabupaten Wonogiri dari jenjang SMA, SMK dan SLB &nbsp;yang lolos hingga tahap akhir menjadi calon guru penggerak angkatan VII serta akan berjuang bersama menjadi transformer pendidikan di Kab Wonogiri<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-3 is-cropped wp-block-gallery-15 is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1000\" height=\"750\" src=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa-0.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"1759\" data-full-url=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa-0.jpeg\" data-link=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/04\/07\/guru-penggerak\/coa-0\/\" class=\"wp-image-1759\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa-0.jpeg 1000w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa-0-300x225.jpeg 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa-0-768x576.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa1-1024x768.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"1760\" data-full-url=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa1.jpeg\" data-link=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/04\/07\/guru-penggerak\/coa1\/\" class=\"wp-image-1760\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa1-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa1-300x225.jpeg 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa1-768x576.jpeg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa1.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa3-1024x768.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"1762\" data-full-url=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa3.jpeg\" data-link=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/04\/07\/guru-penggerak\/coa3\/\" class=\"wp-image-1762\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa3-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa3-300x225.jpeg 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa3-768x576.jpeg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa3.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa4-1024x768.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"1763\" data-full-url=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa4.jpeg\" data-link=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/04\/07\/guru-penggerak\/coa4\/\" class=\"wp-image-1763\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa4-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa4-300x225.jpeg 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa4-768x576.jpeg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa4.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa5-1024x768.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"1764\" data-full-url=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa5.jpeg\" data-link=\"http:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2022\/04\/07\/guru-penggerak\/coa5\/\" class=\"wp-image-1764\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa5-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa5-300x225.jpeg 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa5-768x576.jpeg 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa5-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/coa5.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>VISI CALON GURU PENGGERAK<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Yanik Wulandari, S.Pd. Pengajar SMA Negeri 2 Wonogiri CGP Angkatan 4<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"alignright size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"267\" height=\"432\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.1-pot-diri.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2407\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.1-pot-diri.png 267w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.1-pot-diri-185x300.png 185w\" sizes=\"(max-width: 267px) 100vw, 267px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>&#8220;Mewujudkan Murid Pembelajar yang Berkharakter dan Berbudaya dalam Ekosistem Pembelajaran Berpihak Pada Murid\u201d<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Oleh sebab itu, guru harus dapat mendesain pembelajaran yang berpusat pada siswa, guru tidak bisa memaksakan anak menjadi seperti yang guru inginkan, namun menggali, menemukan potensi diri anak dan kemudian mengarahkan anak menemukan potensi diri, menemukan jati dirinya. Anak diberi kebebasan namun guru memberi tuntunan dan arahan agar anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya. Seorang &#8216;pamong&#8217; dapat memberikan &#8216;tuntunan&#8217; agar anak dapat menemukan kemerdekaannya dalam belajar.<\/p>\n\n\n\n<p>Inkuiri apresiatif model BAGJA merupakan salah satu pendekatan kolaboratif untuk mengetahui kondisi suatu organisasi atau komunitas dalam mengembangkan perilaku suatu organisasi melalui pengajuan pertanyaan yang tersusun dalam tahapan BAGJA dan dijalankan dalam suasana yang positif dan apresiatif. Dimana sekolah harus mengaplikasikan pendekatan tersebut dengan tahapan BAGJA agar kami sebagai guru penggerak bisa mewujudkan visi dan misi guru penggerak untuk mewujudkan merdeka belajar terutama dalam hal kemandirian siswa. Prinsip IA dan ajaran filosofi Ki Hadjar Dewantara tentang merdeka belajar dan percaya bahwa setiap murid memiliki potensi dan mampu untuk melakukannya.&nbsp;Tentu&nbsp;dalam hal ini, guru mengerti serta memahami bahwa murid memiliki potensi yang sama tingginya. Maka dari itu tugas guru adalah memfasilitasi dan menjadi jembatan bagi murid untuk menunjukkan potensi dan bakat terbaiknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembelajaran yang selama ini dilakukan belum mengarah pada bagaimana mengembangkan bakat dan potensi yang di miliki anak. Dalam pengamatan saya banyak hal yang mendasari hal ini diantaranya adalah metode yang digunakan guru dalam pembelajaran, sarana belajar, suasana dan kenyamanan kelas. Metode ceramah serta pemberian tugas dengan ultimatum keras membuat murid malas belajar, tidak tertarik dengan materi yang disampaikan dan tentu saja berdampak pada&nbsp; tujuan pembelajaran yang tidak dapat terwujud. Hal ini kemudian mendasari saya menyusun aksi nyata ini dengan tujuan dapat menciptakan pembelajaran yang&nbsp; berpusat pada murid, menarik dan menyenangkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan :<\/p>\n\n\n\n<ol type=\"1\"><li>Menumbuhkan semangat&nbsp; dan minat belajar siswa<\/li><li>Menumbuhkan siswa yang berkharakter dan berbudaya<\/li><li>Menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan menyenangkan (perwujudan berpihak pada murid)<\/li><li>Murid merasa senang dan gembira dalam belajar tanpa tekanan dan paksaan.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; (perwujudan berpihak pada murid)<\/p>\n\n\n\n<p>Aksi nyata ini saya lakukan dengan tujuan dapat menciptakan pembelajaran yang&nbsp; berpusat pada murid, menarik dan menyenangkan. Pada awal pelaksanaan aksi nyata ini saya mulai dengan berdiskusi dengan murid kelas XI dan XII tentang pembelajaran atau kelas yang mereka inginkan serta menanyakan penilaian mereka terhadap proses pembelajaran yang telah saya lakukan selama ini.&nbsp; Beberapa anak menyampaikan pendapat mereka, sebagian mereka menginginkan cara berbeda dalam belajar bahasa Inggris mengingat&nbsp; bahasa Inggris adalah pelajaran yang sulit.<\/p>\n\n\n\n<p>Saya kemudian menyusun metode dan tekhnik yang sedikit berbeda dengan yang biasa saya lakuka yaitu sebagai pusat pembelajaran. Di aksi nyata ini saya tekankan intinya harus berpusat kepada siswa sehingga siswa menjadi berkharakter dan berbudaya<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-3 is-cropped wp-block-gallery-17 is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"410\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.2-baner-410x1024.png\" alt=\"\" data-id=\"2400\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.2-baner.png\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2021\/11\/06\/guru-penggerak\/4-2-baner\/\" class=\"wp-image-2400\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.2-baner-410x1024.png 410w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.2-baner-120x300.png 120w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.2-baner-768x1920.png 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.2-baner.png 800w\" sizes=\"(max-width: 410px) 100vw, 410px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.4.jpg-1024x768.png\" alt=\"\" data-id=\"2401\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.4.jpg.png\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2021\/11\/06\/guru-penggerak\/4-4-jpg\/\" class=\"wp-image-2401\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.4.jpg-1024x768.png 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.4.jpg-300x225.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.4.jpg-768x576.png 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.4.jpg-1536x1152.png 1536w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.4.jpg.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.5-768x1024.png\" alt=\"\" data-id=\"2402\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.5.png\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2021\/11\/06\/guru-penggerak\/4-5-2\/\" class=\"wp-image-2402\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.5-768x1024.png 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.5-225x300.png 225w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.5-1152x1536.png 1152w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.5.png 1200w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<p>Mewujudkan ekosistem yang nyaman untuk belajar yaitu belajar di luar kelas sehingga siswa senang dan terciptanya pembelajaran yang berpusat pada siswa<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.5-1-768x1024.png\" alt=\"IMG_256\" class=\"wp-image-2403\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.5-1-768x1024.png 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.5-1-225x300.png 225w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.5-1-1152x1536.png 1152w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.5-1.png 1200w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Siswa dapat maksimal melakukan praktik pembelajaran<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.6-1024x768.png\" alt=\"gambar(4)\" class=\"wp-image-2404\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.6-1024x768.png 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.6-300x225.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.6-768x576.png 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.6-1536x1152.png 1536w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.6.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Siswa percaya diri akan tugasnya dan akan menjadi budaya positif<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-2 is-cropped wp-block-gallery-19 is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"768\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.7-768x1024.png\" alt=\"\" data-id=\"2405\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.7.png\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2021\/11\/06\/guru-penggerak\/4-7-2\/\" class=\"wp-image-2405\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.7-768x1024.png 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.7-225x300.png 225w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.7-1152x1536.png 1152w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.7.png 1200w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"441\" height=\"224\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.8.png\" alt=\"\" data-id=\"2406\" data-full-url=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.8.png\" data-link=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php\/2021\/11\/06\/guru-penggerak\/4-8-2\/\" class=\"wp-image-2406\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.8.png 441w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.8-300x152.png 300w\" sizes=\"(max-width: 441px) 100vw, 441px\" \/><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<p>Mewujudkan karakter siswa yang berpikir positif dan semangat sehingga menjadi budaya di kelas untuk selalu semangat dalam belajar<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"461\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.9-1024x461.png\" alt=\"gambar(9)\" class=\"wp-image-2398\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.9-1024x461.png 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.9-300x135.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.9-768x346.png 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.9-1536x691.png 1536w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.9.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>CGP melakukan pembelajaran yang berpusat pada siswa dengan mementingkan kebutuhan siswa untuk berdiskusi bersama<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.10-1024x768.png\" alt=\"gambar(11)\" class=\"wp-image-2397\" srcset=\"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.10-1024x768.png 1024w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.10-300x225.png 300w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.10-768x576.png 768w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.10-1536x1152.png 1536w, https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/4.10.png 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>CGP melakukan kegiatan pembimbingan bagi siswa yang masih kurang paham akan materi di kelas dengan memberikan jam tambahan di luar kelas dan ini akan membudaya pembelajaran yang berpusat pada siswa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saptiwi Rohayati_CGP Angkatan 9 Penerapan Gallery Walk Mind Map Cerita Pilihan Kelompokku PENERAPAN DIGITAL STORY TELLING UNTUK MENINGKATKAN<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2822,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1740"}],"collection":[{"href":"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1740"}],"version-history":[{"count":19,"href":"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1740\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2823,"href":"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1740\/revisions\/2823"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1740"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1740"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sman2wonogiri.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1740"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}