MATERI

BIMBINGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

DESIGN GRAFIS

BAB I. VISUAL DATA

Komputer hanya mengenal digital data untuk diolah, begitu juga dengan objek grafis. Adapun untuk menggambar objek grafis dengan komputer, ada 2 metode yang biasa digunakan, yaitu Metode Bitmap dan Metode Vektor.

Metode-metode ini dimulai dengan input, menghitungnya dan menampilkannya pada output grafis seperti monitor atau printer.

Adapun inputnya dapat berupa :

Input non- grafis              : Keyboard, Mouse

Input grafis                         : Scanner, Graphics Tablet

Metode Bitmap ( Raster )

Metode ini menganggap gambar adalah sekumpulan kotak- kotak kecil (mapping), yang masing_masing kotak kecil tersebut mempunyai nilai warna masing_masing ( dalam satuan bit).

Jenis Gambar Bitmap :

Line-art, merupakan gambar yang terdiri dua warna yaitu hitam dan putih

Grayscale Image, merupakan jenis gambar yang terdiri dari bermacam warna abu-abu dalam menghasilkan warna hitam dan putih

Multitones, merupakan jenis gambar yang terdiri dari dua warna atau lebih

Full Colour Image, Merupakan jenis gambar yang memiliki warna tampak realistis, informasi warna dijelaskan menggunakan jenis-jenis standar warna seperti RGB atau CMYK

Keuntungan dari metode bitmap:

Pembagian gambar menjadi kotak_kotak kecil ( pixel ) dapat diatur menjadi sangat banyak. Hal inilah yang disebut dengan Resolusi Tinggi. Selain itu warna yang ditampilkan oleh setiap titik pada saat ini, dapat mencapai lebih dari 16.777.000 kemungkinan warna.

Kerugian dari metode bitmap:

Sifat gambar raster yang Resolution Dependent, menyebabkan gambar yang low resolution, sulit untuk diubah menjadi high resolution. Sebaliknya, gambar yang high resolution mudah dan aman untuk diubah ke low resolution.

Metode Vector

Metode ini menganggap gambar adalah sekumpulan titik yang mempunyai koordinat tertentu (Koordinat Cartesian) yang saling dihubungkan dengan garis atau kurva dengan rumus tertentu.

Dalam gambar vektor, garis- garis tersebut tidak nyata, melainkan hanya garis konseptual, sehingga ini berarti titik dan garis tadi, tidak mungki muncul di hasil akhir. Yang muncul adalah hasil kalkulasi dari faktor- faktor konseptual tadi.

Contohnya, 3 titik membentuk sebuah segitiga yang diisi oleh warna hijau sesuai dengan parameter yang berlaku. Akan tetapi yang disimpan sebagai file adalah 3 koordinat titik dan hubungan ke 3 titik tersebut saja.

Keuntungan dari metode vektor:

Sifatnya tidak Resolution Dependen, sehingga gambar- gambar yang bentuknya kompleks, dapat diproses dengan mudah, karena tidak melibatkan terlalu banyak pixel. Gambar tersebut hanya berupa beberapa titik yang dihubungkan dengan kurva,yang mana kurva_kurva tersebut memiliki rumus_rumus matematis yang kompleks, yang dapat diproses oleh komputer lebih cepat. Bahkan gambar vektor dapat lebih kompleks lagi, yakni tidak hanya menggunakan koordinat Cartesian 2D ( x,y ),tetapi koordinat Cartesian 3D ( x,y,z ).

Kerugian dari metode vektor:

Kebanyakan komponen pada metode ini besifat konseptual. Jadi untuk membuat komponen nonkonseptual, seperti mengisi suatu bentuk dengan warna/warna dengan gradasi, kinerjanya tidak sempurna, karena meminjam konsep raster. Ini didukung dengan kenyataan bahwa hampir semua software gambar vektor, menampilkan gradasi warna yang sangat buruk.

Perbedaan Grafis Vektor dan Grafis Bitmap

VektorBitmap
Gambar tetap jelas ketika diperbesarTersusun oleh garis dan kurvaUkuran file yang dihasilkan kecilKualitas grafis tidak bergantung dari banyaknya pikselGambar kurang jelas ketika diperbesarTersusun oleh titik-titik/dotUkuran file yang dihasilkan besarKulitas grafis bergantung dari banyaknya piksel